Showing posts with label Today's Lesson. Show all posts
Showing posts with label Today's Lesson. Show all posts

Saturday, December 6, 2008

Faith (Cur-Col??)

Saya capek.
Pengennya sie gak mengeluh yaaa.
Tapi kenyataannya saat ini saya sedang mengeluh.
Saya makin hari rasanya semakin turun kasta, dengan bayaran yang stabil…
Apakah otak saya bisa membusuk kalow lama didiemin gak kepake? Heheheh.
(Okay, enough. I won’t tell you the details… ^_^)
Saya jadi bingung dengan kondisi saya sekarang.
Syukurlah,
ada orang-orang yang terus menyemangati saya, dan membuat saya terus bertahan dan dikuatkan sampai sekarang. Setiap hari saya selalu diingatkan akan janji TUHAN lewat orang-orang ini.
“Perkara besar itu dimulai dari hal-hal kecil”
“Sabar terhadap rencana TUHAN, itulah iman
Sabar terhadap diri sendiri, itulah pengharapan
Sabar terhadap orang lain, itulah kasih”
“Even if we are depressed with the job… Atau pekerjaan kita sepertinya tidak sesuai dengan kemampuan, bayangan maupun harapan kita, dan kita terpaksa masih harus menjalani pekerjaan itu karena berbagai alasan… Tetap lakukan tanggung jawab yang sudah TUHAN berikan dengan sepenuh hati. Ini salah satu cara melayani TUHAN. TUHAN memperhitungkan semuanya itu.”
“Kenapa TUHAN menciptakan ruang di antara jari-jari kita? Karena IA selalu mengisi ruang itu dengan genggaman tanganNYA, sehingga kita tidak pernah sendiri dalam keadaan apapun juga.”
“Hanya ada tiga jawaban TUHAN untuk setiap doa-doa kita.
1.       Ya! TUHAN segera memberikan apa yang kita minta
2.       Nanti. TUHAN akan memberikannya pada waktu yang tepat menurut kehendakNYA
3.       TUHAN tidak memberikan apa yang kita minta, melainkan akan menggantikannya dengan sesuatu yang JAUH lebih baik, yang bahkan berada di luar jangkauan pemikiran kita.
TUHAN tau apa yang terbaik buat kita. Karena itu, tetaplah bertekun dalam doa, selalu berpengharapan, dengan tidak berkeputusan.”
Thanks guys, you’re awesome! Thank GOD, buat malaikat-malaikatMU yang selalu berjaga di sekeliling aku. Ajar aku untuk selalu bersyukur buat berkatMU dalam setiap sisi hidupku, belajar lebih peka lagi mendengar suaraMU, dan memahami bahwa rancanganMU yang luar biasa indah bagi masa depanku adalah ya dan AMEN.
Dan sayapun kini berjalan dengan kekuatan dan pengharapan baru dari DIA yang memegang masa depan saya.
Ps: tengkyu semua,  buat ‘khotbah-khotbah’nya ^_^.

Saturday, November 8, 2008

DAUD

Ini sms dari seorang teman yang saya dapat beberapa hari lalu.
Pusatkan perhatian pada raksasa – Anda akan tumbang.
Pusatkan perhatian pada ALLAH – raksasa akan tumbang.
‘Daud’
*Merenung.*
Special thx 2 Ichad… Dalem banget, bro!

Wednesday, August 6, 2008

..till death do them apart..

“For better, for worse.
Till death do us apart.”
Saya jadi inget kalimat ini lagi waktu saya menghadiri pemakaman tetangga saya, hari minggu kemaren. Ibu ini udah 5 taon belakangan gak bisa ngapa-ngapain lagi karena sakit, dan  sepenuhnya bergantung pada suaminya. Banyak yang udah diupayain si Bapak buat kesembuhan sang istri, tapi toh Tuhan udah mempersiapkan rencana yang laen, dan akhirnya si Ibu dipanggil jumat malem lalu.
Gak gampang memang, menjalani waktu sedemikian lama, dengan kondisi seperti itu. Melayani istri yang sakit, sementara kita sendiri juga punya banyak aktivitas laen, termasuk bekerja buat penuhin kebutuhan keluarga. Apalagi ketika menghadapi kenyataan bahwa apa yang udah diusahakan bertahun-tahun seolah-olah gak menghasilkan apa-apa karena ternyata ujungnya sang istri pergi juga.
Tapi bapak ini melalui semuanya dengan kesabaran yang luar biasa (Whew, salut buat si Bapak deh!). Si bapak keliatan tenang banget kemaren waktu menjalani semua proses pemakaman. Dia bahkan ikut menutup peti istrinya. Padahal saya tau, berat banget pasti melepas kepergian seseorang yang sangat kita cintai.
Deuh.
Semoga si Bapak dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan, dan selalu mengimani bahwa apa yang Tuhan kerjakan itu selalu baek adanya. Amen.
Dan pada akhirnya sodara-sodara,
Saya dapat pelajaran berharga dari Bapak ini. Saya belajar, bahwa menikah itu adalah komitmen. Komitmen untuk menjalani hidup bersama dengan orang yang sudah Tuhan pilihkan buat kita, dalam kondisi apapun.  Komitmen untuk tidak meninggalkan pasangan kita, seberat apapun masalah yang datang.  Komitmen untuk saling mencintai, hingga tiba waktu dipanggil Tuhan pulang ke rumahNya.